Tata berarti peraturan,
atau penyusunan. Sedangkan gedung atau ruangan perpustakaan adalah bangunan
yang sepenuhnya diperuntukkan bagi seluruh aktivitas sebuah perpustakaan.
Segala sesuatu yang berada dalam ruangan yang dibuat dan diatur sebagai wadah
dalam suatu kegiatan dalam melakukan kegiatan adalah arti dari tata ruang.
Sedangkan tata ruang perpustakaan adalah usaha untuk mengatur dan menyusun
ruangan perpustakaan dengan sedemikian rupa sehingga dapat tercipta suasana
yang indah, rapi, bersih, aman dan nyaman bagi pengguna maupun pustakawan” (UU
No. 24 Th.1992).
Bentuk tata ruang yang
paling efektif adalah bentuk bujur sangkar, karena paling mudah dalam
pengaturan perabot terutama bila rak buku yang dimiliki banyak dan lalu lintas
ramai. Bentuk ini juga paling mudah dan dalam pengaturan
pencahayaan/penerangan. Merencanakan tata ruang harus didasari dengan hubungan antar
ruang yang dipandang dari segi efisiensi, alur kerja, mutu layanan, keamanan
dan pengawasan.
Gedung perpustakaan
merupakan salah satu sarana penunjang dalam penyelenggaraan perpustakaan.
Gedung merupakan tempat segala aktivitas dari program perpustakaan dirancang
dan diselenggarakan.
Faktor- Faktor yang
mempengaruhi dalam pembuatan gedung antara lain :
1. Perkembangan
perpustakaan yang cepat menuntut pemikiran yang cermat atas daya tampung dan kemungkinan
perluasan gedung perpustakan untuk masa kini maupun apa yang diproyeksikan dimasa
depan. Bahan pustaka yang sudah dibeli dan diputuskan untuk menjadi koleksi
perpustakaan perlu di pelihara terus sampai ada keputusan untuk dikeluarkan
kembali. Masa pakai koleksi perpustakaan di Indonesia, pada umumnya sangat
panjang, bahkan tidak jarang perpustakaan memutuskan untuk tetap memelihara dan
merawat bahan pustaka menjadi koleksi perpustakaan meski usianya sudah puluhan
atau ratusan tahun.
2. Untuk membuat suatu
gedung perpustakaan diperlukan pengetahuan yang cukup tentang segala aspek yang
merupakan ciri khas gedung perpustakaan yang bersangkutan, baik aktivitas yang harus
dijalankan maupun segi-segi teknologi yang telah masuk dalam dunia
perpustakaan.
>1.000 200
1.000 – 2.500 500
2.501 – 5.000 1000
5.001 – 7.500 1.500
7.501 –10.000 2.000
10.001 –20.000 4.000
4. Ruang
Komposisi Ruang
perpustakaan meliputi :
1. Area koleksi 45%
2. Area membaca 25%
o Area pengolahan atau sirkulasi
10%
o Area lain/toilet,
gudang, lobi 20%
sumber: Wayan Dhanur Jaya,. 2015. Kajian
Tata Ruang Perpustakaan Institut Seni Indonesia. Jurnal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik Universitas Udayana. Hal 2-3. (Ir)
Jika lokasi tidak memungkinkan dengan bentuk bujur sangkar, apakah ada alternatif bentuk lainnya apakah tetap dengan bentuk tersebut? 🙏🙏
BalasHapusBentuk bujur sangkar adalah bentuk yang cukup efisien dibandingkan bentuk lain. Bila memang bentuk seperti ini tidak memungkinkan bisa menggunakan bentuk-bentuk lain, mulai dari lingkaran, memanjang dan bisa menyesuaikan luas tempat dan kondisi yang dimiliki.
BalasHapus