Rabu, 05 September 2018

Feature Profil Khoirul Mas Hudha


SEKECIL APAPUN KESEMPATAN ITU MANFAATKAN

 Choi, begitulah teman-temanya sering memanggil dirinya, pria kelahiran Malang 26 agustus 1998 ini lahir di desa bernama Kesamben dari 4 bersaudara, ia terlahir dari keluarga yang sederhana. Pria yang sekarang melanjutkan studi S1nya di IAIN Tulungagung ini mempunyai hobi yang berhubungan dengan kamera mulai dari videografi, perfilman dan fotografi. “ Hidup ini harus dijalani apa adanya. Kerja keras dan tekun memang harus, namun tidak boleh ngoyo. Nggak usah target-targetan, toh hasil itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Pokoknya, kalau berkerja baik dan jujur, hasilnya  insya Allah akan baik”.  Demikian ungkap pria dengan nama lengkap Khoirul Mas Hudha ini.
 Pria bertubuh kecil dengan tinggi yang minim ini tak jarang terlihat paling mini diantara teman sebayanya. dia merupakan sosok yang ramah, sering membantu dalam berbagai kesulitan orang lain. Sikap suka membantu ini tumbuh dari motivasi sang kakak “bantulah sekecil apapun yang kamu bisa maka hal besar akan datang padamu”, tak jarang dia berusaha membantu orang yang sedang tertimpa kesusahan walau kadang apa yang ingin dia bantu tak semulus niatnya. Pernah suatu ketika diperjalanan ia menemui seorang pengendara mendorong kendaraanya melewati tanjakan yang cukup tinggi, niat hatinya ingin menolong tetapi saat itu dia harus mengantarkan ibunya menuju pasar, dia memutuskan untuk mengantar ibunya terlebih dahulu setelah kembali dari pasar orang tersebut didapatinya telah berada di bengkel, padahal ia sudah berusaha secepatnya menuju kesana. Tapi hal ini tak menyurutkan semangatnya untuk tetap menolong orang yang sedang kesusahan.
Dalam setiap kehidupanya pemuda ini berkeyakinan bahwa apapun jalan hidupnya tak lepas dari jalan sang Maha Esa dan doa kedua  orangtuanya. Tak jarang pemuda yang baru dewasa ini mengalami keraguan di setiap pilihan, apalagi saat menentukan pilihan studinya. Di awal masuk sekolah menengah atas ia merasa sedikit ragu dengan pilihanya, karena sebenarnya keinginannya bukan melanjutkan disana, tetapi jalan yang Allah berikan memang selalu tepat walau tak cepat disekolah islam ini dia mengalami perkembangan yang cukup pesat mulai dari tumbuhnya minat dalam bidang keorganisasian hingga hampir seluruh ekstra di sekolah itu ia ikuti, tak jarang dia ditunjuk sebagai seorang pemimpin dalam berbagai organisasi. Tak cukup sampai disana, pria kecil ini kini dibangku perkuliahan juga mendapat mandat dari teman-temanya untuk memimpin organisasi jurusan di kampusnya. Ia menjabat sebagai ketua umum organisasi ini, ia beranggapan sekecil apapun kesempatan yang ada jangan sampai terlewatkan.
Di bangku SMA dulu dia juga pernah menjuarai lomba perfilman hingga tingkat provinsi, hal ini tak pernah disangkanya sebelumnya dia hanya mencoba mengambil kesempatan yang dipercayakan kepadanya. Di pagi hari sabtu seperti biasanya di SMA ini tidak ada jam dikelas tetapi mereka di beri pembekalan kejuruan bernama Empowering Class, ia tak menyangka dia deberi tugas mewakili sekolahnya mengikuti lomba film pendek tingkat kabupatenia, ia ditemani dua temannya berusaha semaksimal mungkin terus berlatih demi mengharumkan nama sekolahnya. Hampir setiap akhir sesi kelas mereka tetap berada disana untuk menerima bimbingan tambahan untuk bekal lomba. Hal ini mereka ikuti dengan penuh semangat, tak jarang mereka harus pulang menjelang malam. Tetapi semua itu ikhlas mereka lakukan demi hasil yang terbaik. Saat hari H lomba, dengan penuh percaya diri bersama kontingen dari berbagai lomba yang diikuti mereka menuju tempat perlombaan. Mereka melakukan semua seperti yang telah di instruksikan pembimbing di dalam latihannya. Ia berusaha melakukan setiap pekerjaanya dengan maksimal untuk hasilnya ia bertawakal kepada yang Maha Kuasa. Tak ada proses yang menghianati hasil, juara 1 mampu mereka raih di akhir sesi perlombaan. Mereka berlanjut melaju ke tingkat provinsi dengan berbekal semangat yang tinggi.
Choi telah menunjunjukan bahwa kesempatan sekecil apapun jangan sampai kita lewatkan, karena kita belum mengerti jalan yang Tuhan telah berikan kepada kita. Tetap berusaha semaksimal mungkin, untuk urusan hasil serahkan kepada yang maha kuasa. (Ir)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Katalogisasi Non Buku

KATALOGISASI NON BUKU Pengertian Katalog Katalog merupakan sarana temu kembali yang merupakan wakil dokumen bagi koleksi perpustakaan, b...